Youtube Matematika Kelas 1 SD

Youtube Matematika Kelas 1 SD – Terdapat banyak cara untuk memahami pelajaran Matematika SD yang wajib dimengerti oleh murid kita. Materi Matematika SD Kurikulum 2013 kelas 1-6 tidak pernah berdiri sendiri-sendiri. Artinya setiap konsep saling terkait. Banyak sekali siswa-siswi SD masih merasakan kerepotan mengerti dan memahami Matematika SD walaupun sudah tersedia kumpulan buku rumus Matematika, kumpulan materi Matematika SD buku kumpulan rumus Matematika baik mulai jenjang kelas satu sekolah dasar hingga kelas 6 PDF. Siswa jenjang kelas enam biasanya sangat memerlukan kumpulan rumus Matematika sejak siswa-siswi bersekolah di kelas satu. Namun pertanyaannya adalah kenapa banyak buku rumus, baik berbentuk cetak maupun PDF yang dapat diambil di dunia maya, tetap saja banyak murid SD yang belum mengerti dan memahami, apalagi jadi jagoan, pelajaran Matematika? Coba kita perhatikan, sebagian besar murid SD merasa kesusahan begitu murid duduk di kelas 3 atau kelas 4. Persoalan inilah yang akan kita diskusikan bareng-bareng dalam tulisan saya ini.

Persoalan Matematika SD Kelas 5

Hakekatnya materi pembelajaran Matematika itu tidak boleh dilihat secara terpisah. Jika murid-murid kita memperhatikan materi pelajaran satu dengan pokok bahasan yang lain terpisah, maka pelajaran Matematika menjadi susah. Kekeliruan pandangan ini menyebabkan murid-murid jenjang sekolah dasar selalu merasa kerumitan.

Kadang pengajar tidak menjelaskan bagaimana keterkaitan materi pelajaran satu dengan pokok bahasan lainnya dari pembelajaran Matematika itu. Hingga murid-murid memandangnya sebagai sebuah pelajaran yang terpilah-pilah. Dikala murid membahas sebuah pokok bahasan dikala ini, karenanya teori pelajaran terdahulu sudah lupa atau dilupakan. Meskipun kita paham amat penting mempelajari Matematika itu secara berkesinambungan.

Sebagai contoh, siswa-siswi sudah belajar Penjumlahan dan Pengurangan. Namun siswa tidak bisa memaknai apa manfaat pengaturan teori Proses Hitung Penjumlahan dan Pengurangan pada saat murid-murid belajar konsep Pembagian. Seakan-akan konsep Membagi Bilangan itu sebuah teori yang berdiri sendiri.

Padahal, sekiranya berkeinginan trampil Pembagian, anak seharusnya memahami dan menguasai Penjumlahan atau Pengurangan.

Oleh sebab itu, disinilah peran guru serta ayah dan ibu amat diharapkan. Keterlibatan bapak dan ibu sebagai wujud kebersamaan antara ayah dan bunda dan murid-murid menjadi penting. murid-murid akan merasa lebih nyaman jika belajar bareng ayah dan ibunya dibandingkan belajar di kelas-kelas sekolah. Jadi tak salah kalau ada ungkapan Baiti Jannati – Ada Surga di Rumahku. Sebab di rumah sendiri semestinya murid menjadikan lebih trampil sebab gurunya adalah orangtuanya sendiri.

Apa yang diajar dalam pelajaran Matematika SD itu amat mendasar. Murid akan bersuka cita belajar Matematika ketika murid masih duduk dibangku kelas satu. Observasilah ketika murid kita duduk di kelas 3. Apa yang Anda lihat? Apakah siswa kian merasa kesulitan memahami konsepnya?

Terdapat 2 hal penting yang semestinya dilihat oleh pembina Matematika serta orang tua. Secara khusus ditekankan terhadap bapak dan ibu, bahwa di jenjang kelas tiga SD teori Matematika kian menumpuk. Dan biasanya siswa-siswi kita masih suka memperhatikan pembelajaran Matematika konsep yang terputus satu dengan lainnya. Ada keterkaitan yang terpisah. Siswa-siswi telah lupa materi sebelumnya, dibebani pula dengan konsep Matematika di kelas 3 sekolah dasar mulai banyak dan rumit.

Jikalau metode belajar Matematika masih tidak ada perubahan, maka terjadilah anggapan Matematika Kian Aneh dan sebagainya. Jika pengertian ini didiamkan terus, jangan salahkan murid-murid kita kian yakin bahwa Matematika itu pelajaran yang pasti bikin pusing serta mengesalkan.

Ayo kita amati. Dalam konsep seputar Bilangan saja ada banyak materi yang semestinya dikuasai oleh anak kita. Amati materi perihal Bilangan ini, sangat banyak ya yang semestinya dipelajari anak kita.

Contohnya adalah materi tentang :

Kecepatan dan Satuan Waktu, Luas, Keliling, Volume, Debit dan Data.

Kelihatan kan, banyak ya? Jangan lupa, itu hanya teori perihal Bilangan. Belum materi yang lain seperti Kombinatorik, Segitiga, Aljabar dan lainnya. Siswa semestinya bisa memahami konsep itu semua sepanjang murid sekolah di sekolah dasar.

Cara mempelajari konsep Matematika itu tidak berdiri sendiri-sendiri, selalu berkaitan antara teori yang satu dengan lainnya. Berkelanjutan. Tak berdiri sendiri-sendiri. Apabila materi itu dipandang sebagai pokok bahasan terpisah, karenanya siap-siaplah siswa kita akan kian kesulitan untuk memahami, mengerti dan menguasai serta jadi jagoan Matematika.

Agar mengetahui keadaan anak kita yang masih duduk di jenjang sekolah dasar, secara khusus pada pemahaman pelajaran Matematika, sebaiknya anak kita dilatih sejak dini untuk selalu berlatih mengasah logikanya serta berlatih untuk mendapatkan pola Matematika-nya.

Dalam cara pelajaran Matematika Dasar, terutama Matematika SD, saya menggunakan cara Matematika Ajaib untuk mengajarkan TAKUKABA (Tambah Kurang Kali Bagi). Kebiasaan Matematika Ajaib ini kami kembangkan semenjak tahun 2001 dan terbukti banyak menolong murid-murid SD terlebih bagi siswa yang berada di jenjang kelas 1.

Dengan metode belajar Matematika Ajaib di jenjang kelas 1 inilah siswa sudah harus sering diasah logikanya dan dilatih untuk menemukan pola yang ada dalam sebuah problem Matematika. Tanpa logika dan menemukan polanya, karenanya semakin susah bagi siswa sekolah dasar untuk memahami dan menguasai Matematika SD.

Melatih akal dan melatih menemukan pola Matematika akan betul-betul menyenangkan bagi murid-murid, lebih-lebih di kelas satu sekolah dasar, untuk memecahkan soal Matematika. Malah melatih nalar dan pola ini akan benar-benar berguna ketika anak bertemu dengan soal kisah Matematika sekolah dasar.

Oleh karena itu, sebelum mulai mengajarkan nalar dan pola murid sekolah dasar, saya memberikan pelajaran dan pelatihan pada mereka tentang pelaksanaan berhitung TAKUKABA yang bernalar dan berpola. Kultur belajar Matematika Ajaib sangat mudah dipelajari murid-murid SD Kelas Satu. Lebih daripada itu murid-murid di TK-B juga sudah bisa mempelajari dan memahaminya.

Tapi kenapa wajib menerapkan cara Matematika Ajaib? Alasan dan pembahasan lebih mendalam akan saya jelaskan ditulisan kami berikutnya ya. Agar Anda semua tak merasa bosan.

Tapi, kalau Anda berkeinginan seketika ingin mengetahui seperti apa cara Matematika Ajaib ini, silahkan klik link Matematika Ajaib berikut ini. Dan jangan ragu, kalau ada info yang kurang dimengerti, Anda bisa segera bertanya dan mendiskusikannya via HP 0838.5735.4647

Selamat berkarya. Jaga siswa-siswi Anda agar tetap menyukai dan paham Matematika SD Youtube Matematika Kelas 1 SD.

About Bekti Hermawan 936 Articles
Pendidik Matematika Islam di berbagai sekolah Islam