RPP Matematika Kelas 1 SD Ktsp 2006

RPP Matematika Kelas 1 SD Ktsp 2006 – Terdapat bermacam metode untuk memahami dan menguasai mata pelajaran Matematika SD yang wajib dimengerti oleh murid-murid kita. Materi Matematika SD Kurikulum 2013 kelas 1-6 tidak pernah berdiri sendiri-sendiri. Artinya setiap teori saling berhubungan satu materi dengan konsep lainnya. Banyak sekali murid SD masih merasakan kesusahan mengerti dan memahami Matematika SD meskipun sudah ada kumpulan buku rumus Matematika, kumpulan materi Matematika SD kelas 1-6 PDF Matematika baik mulai kelas satu sekolah dasar hingga kelas 6 PDF. Siswa jenjang kelas enam biasanya memerlukan kumpulan atau rangkuman rumus Matematika sejak siswa-siswi bersekolah di jenjang kelas 1. Namun pertanyaannya adalah kenapa banyak kumpulan rumus, baik berbentuk cetak maupun file PDF yang dapat diunduh di internet, masih saja banyak siswa-siswi SD yang belum mengerti dan memahami, apalagi menguasai, mata pelajaran Matematika? Coba kita perhatikan, banyak sekali murid-murid SD merasa terbebani begitu siswa-siswi duduk di kelas 3 atau kelas 4. Persoalan inilah yang akan kita bahas bareng-bareng dalam tulisan saya ini.

Persoalan Matematika SD Kelas 5

Hakekatnya materi pelajaran Matematika itu tidak boleh dipandang secara terpisah. Jika murid-murid kita memandang materi pelajaran satu dengan materi pelajaran yang lain terpisah, maka pelajaran Matematika menjadi rumit. Kesalahan pandangan ini menyebabkan murid SD selalu merasa kesulitan.

Kadang guru tak membeberkan bagaimana keterkaitan teori pelajaran satu dengan materi pelajaran lainnya dalam pelajaran Matematika itu. Akibatnya murid melihatnya sebagai sebuah pembelajaran yang tidak berkesinambungan. Saat anak membahas sebuah materi pelajaran ketika ini, maka teori pelajaran terdahulu sudah lupa. Padahal sungguh-sungguh penting mempelajari Matematika itu secara tak terputus-putus.

Sebagai contoh, siswa-siswi telah belajar Proses Hitung Penjumlahan dan Pengurangan. Tapi siswa-siswi tidak dapat mengerti makna bagaimana memanfaatkan pengendalian konsep Proses Hitung Penjumlahan dan Pengurangan ketika anak mempelajari teori Membagi Bilangan. Seakan-akan konsep Pembagian itu suatu materi yang tidak terkait dengan materi sebelumnya.

Padahal, jika ingin trampil Pembagian, murid-murid semestinya memahami dan mengerti Penjumlahan dan Pengurangan.

Nah, disinilah peran pendidik serta bapak dan ibu sangat diinginkan. Keterlibatan bapak dan ibu sebagai format kebersamaan antara bapak dan ibu dan siswa-siswi menjadi penting. anak akan merasa lebih nyaman sekiranya belajar bersama ayah dan ibunya diperbandingkan belajar di lembaga sekolah. Sehingga tak salah jika ada ungkapan Baiti Jannati – Rumahku adalah Surgaku. Sebab di rumah sepatutnya anak menjadikan lebih jago karena pengajarnya ialah orangtuanya sendiri.

Apa yang dididik dalam pelajaran Matematika SD itu amat mendasar dan fundamental. Siswa bisa jadi gembira belajar Matematika ketika murid-murid masih duduk di jenjang kelas satu atau kelas dua. Observasilah ketika murid-murid kita saat di jenjang kelas 3. Apakah yang Anda lihat? Apakah murid-murid semakin merasa sulit memahami teorinya?

Ada dua hal penting yang harus dipandang oleh pengajar Matematika serta ayah dan ibu. Secara khusus ditekankan kepada bapak dan ibu, bahwa di kelas 3 SD konsep Matematika tambah banyak. Dan biasanya murid kita masih menyenangi mengamati pelajaran Matematika teori yang terpisah satu dengan lainnya. Ada keterkaitan yang terpisah. Murid-murid sudah melupakan teori sebelumnya, ditambah lagi dengan konsep Matematika di jenjang kelas tiga sekolah dasar mulai banyak dan kompleks.

Jikalau metode belajar Matematika masih sama dari tahun ke tahun, maka terjadilah apa yang disebut Matematika Semakin Aneh dan lainnya. Kalau pemahaman ini dibiarkan terus, jangan heran jika murid-murid kita kian yakin bahwa Matematika itu pelajaran yang rumit serta membuat dongkol.

Coba kita perhatikan. Dalam materi perihal Bilangan saja ada banyak subbab yang harus dikuasai oleh siswa kita. Perhatikan materi seputar Bilangan ini, benar-benar banyak ya yang patut dipelajari murid kita.

Contohnya adalah konsep tentang :

Jumlah Bilangan, Selisih Bilangan dan Bilangan Positif dan Negatif.

Kelihatan kan, banyak ya? Jangan lupa, itu hanya konsep tentang Bilangan. Belum konsep yang lain seperti Rata-Rata dan lainnya. Siswa mesti bisa menguasai pokok bahasan itu semua sepanjang siswa-siswi sekolah di sekolah dasar.

Sistem belajar pokok bahasan Matematika itu tidak terputus-putus, selalu berkaitan antara konsep yang satu dengan lainnya. Berkelanjutan. Tak terpisah-pisah. Seandainya pokok bahasan itu dilihat sebagai konsep yang berdiri sendiri-sendiri, karenanya jangan salahkan murid kita akan semakin kesusahan untuk mengerti serta jadi jagoan Matematika.

Agar memahami keadaan murid kita yang masih duduk di bangku SD, terutama pada pemahaman pembelajaran Matematika, sebaiknya siswa-siswi kita dilatih sejak dini untuk senantiasa berlatih mengasah logikanya serta berlatih untuk menemukan pola Matematika-nya.

Dalam metode pembelajaran Dasar-Dasar Matematika, khususnya Matematika SD, saya menerapkan metode Matematika Ajaib untuk mengajarkan TAKUKABA (Tambah Kurang Kali Bagi). Metode Matematika Ajaib ini kami kembangkan semenjak tahun 2001 dan rupanya banyak menolong murid-murid sekolah dasar terutamanya bagi anak yang berada di jenjang kelas 1.

Dengan sistem pembelajaran Matematika Ajaib di jenjang kelas 1 inilah murid-murid sudah mesti sesering mungkin diasah nalarnya dan dilatih untuk menemukan pola yang ada dalam sebuah masalah Matematika. Tanpa nalar dan mendapatkan polanya, maka kian sulit bagi anak SD untuk mengerti dan menguasai Matematika di jenjang sekolah dasar.

Melatih logika dan melatih mencari pola Matematika akan sungguh-sungguh membahagiakan bagi murid, lebih-lebih di kelas satu SD, untuk menyelesaikan soal Matematika. Malah melatih logika dan pola ini akan sangat berguna ketika anak berjumpa dengan soal-soal kisah Matematika sekolah dasar.

Oleh sebab itu, sebelum mulai mengasah logika dan pola murid-murid sekolah dasar, saya memberikan pembelajaran dan pelatihan pada mereka seputar pelaksanaan berhitung Tambah Kurang Kali Bagi yang bernalar dan berpola. Kebiasaan belajar Matematika Ajaib sangat gampang dipelajari murid-murid SD Kelas Satu. Lebih daripada itu anak di Taman Kanak-Kanak juga sudah bisa mempelajari dan memahaminya.

Namun mengapa wajib mengaplikasikan sistem Matematika Ajaib? Alasan dan pembahasan lebih mendalam akan saya ulas ditulisan saya edisi selanjutnya ya. Supaya Anda dan siswa siswi tak merasa bosan.

Namun, apabila Anda mau langsung mempelajari seperti apa sistem Matematika Ajaib ini, silahkan klik tautan Matematika Ajaib berikut ini. Dan jangan ragu, bila ada info yang kurang paham, Anda dapat langsung bertanya dan membahasnya melalui WA 0831.6493.3132

Selamat belajar. Jaga siswa-siswi Anda supaya tetap suka dan paham Matematika SD RPP Matematika Kelas 1 SD Ktsp 2006.

About Bekti Hermawan 936 Articles
Pendidik Matematika Islam di berbagai sekolah Islam