Matematika Kelas 5 SD 2020

Matematika Kelas 5 SD 2020 – Ada bermacam metodologi untuk memahami serta menguasai mata pelajaran Matematika SD yang wajib dipahami oleh murid-murid kita. Konsep dan Materi Matematika SD Kurikulum 2013 kelas 1-6 tidak pernah berdiri sendiri-sendiri. Artinya setiap teori saling berkesinambungan. Banyak siswa-siswi SD masih merasakan kerepotan memahami Matematika SD meskipun sudah banyak tersedia buku kumpulan rumus Matematika, kumpulan materi Matematika SD buku kumpulan rumus Matematika baik mulai jenjang kelas satu SD hingga kelas 6 PDF. Siswa kelas 6 biasanya membutuhkan kumpulan atau rangkuman rumus Matematika sejak murid-murid bersekolah di kelas 1. Namun pertanyaannya adalah kenapa banyak buku rumus, baik berbentuk cetak maupun file PDF yang dapat diunduh di internet, masih saja banyak siswa-siswi SD yang belum memahami, apalagi menguasai, mata pelajaran Matematika? Mari kita perhatikan, sebagian besar siswa-siswi SD merasa kesusahan begitu murid duduk di kelas 3 atau kelas 4. Masalah inilah yang akan kita bahas bersama dalam tulisan kami ini.

Matematika Kelas 5 SD 2020

Sebenarnya materi pelajaran Matematika itu tidak boleh dilihat secara terpisah. Jikalau murid kita mengamati teori pelajaran satu dengan teori pelajaran yang lain terpisah, maka pelajaran Matematika menjadi sulit dipahami. Kekeliruan pandangan ini menyebabkan siswa-siswi sekolah jenjang SD senantiasa merasa kesusahan.

Seringkali pengajar tak membeberkan bagaimana keterkaitan materi pelajaran satu dengan teori pelajaran lainnya dari pembelajaran Matematika itu. Akibatnya anak memandangnya sebagai sebuah pembelajaran yang terpilah-pilah. Saat anak membahas sebuah materi pelajaran ketika ini, maka materi pelajaran terdahulu sudah tak ingat sama sekali. Padahal sungguh-sungguh penting mempelajari Matematika itu secara terus menerus.

Sebagai contoh, siswa-siswi telah belajar Penjumlahan atau Pengurangan. Tetapi siswa tak dapat mengerti makna apa keterkaitan pengaturan teori Penjumlahan atau Pengurangan pada saat murid-murid mempelajari teori Pembagian. Seolah-olah materi Pembagian itu suatu materi yang berdiri sendiri.

Padahal, sekiranya ingin jago Pembagian, anak sepatutnya merajai Konsep Penjumlahan Pengurangan.

Nah, disinilah peran pengajar serta ayah dan bunda sangat diinginkan. Keterlibatan orangtua sebagai bentuk kebersamaan antara ayah dan bunda dan siswa menjadi penting. siswa akan merasa lebih nyaman jika belajar bareng orangtuanya dibandingi belajar di lembaga sekolah. Jadi tidak salah bila ada ungkapan Baiti Jannati – Rumahku Surgaku. Sebab di rumah sendiri sepatutnya siswa-siswi menjadi lebih jago karena gurunya ialah ayah dan bundanya sendiri.

Apa yang diajari dalam Matematika SD itu amat mendasar. Murid akan bersuka cita mempelajari Matematika saat siswa-siswi masih duduk di jenjang kelas satu atau dua. Amatilah saat siswa kita duduk di kelas 3. Apa yang Anda rasakan? Apakah murid-murid semakin merasa tidak paham konsepnya?

Terdapat 2 hal penting yang semestinya dipandang oleh pendidik Matematika serta ayah dan ibu. Terlebih diwajibkan terhadap ayah dan bunda, bahwa di jenjang kelas 3 SD materi Matematika kian menumpuk. Dan biasanya murid kita masih menyukai memandang pelajaran Matematika konsep yang terputus satu dengan lainnya. Terdapat mata rantai yang terputus. Siswa telah melupakan teori sebelumnya, ditambah lagi dengan materi Matematika di kelas 3 SD mulai banyak dan kompleks.

Jika Pembelajaran Matematika masih sama dari tahun ke tahun, maka muncullah apa yang disebut Matematika Pobia dan sebagainya. Jika pengertian ini dibiarkan, jangan salahkan murid-murid kita kian percaya bahwa Matematika itu pelajaran yang pasti bikin pusing serta menjengkelkan.

Coba kita amati. Dalam materi seputar Bilangan saja ada banyak subbab yang seharusnya dikendalikan oleh siswa kita. Amati teori perihal Bilangan ini, amat banyak ya yang wajib dikuasai siswa-siswi kita.

Misalnya materi tentang :

Pola, Pembulatan dan Pecahan.

Tuh kan, banyak ya? Jangan lupa, itu hanya teori tentang Bilangan. Belum konsep yang lain seperti Persen dan sebagainya. Murid-murid harus bisa menguasai teori itu semua selama murid-murid sekolah di sekolah dasar.

Cara mempelajari teori Matematika itu tidak terputus-putus, selalu berhubungan antara konsep yang satu dengan lainnya. Berkelanjutan. Tak berdiri sendiri-sendiri. Bila teori itu diperhatikan sebagai konsep terpisah, karenanya bersiaplah anak kita akan semakin kesusahan untuk menguasai serta merajai Matematika.

Agar mengetahui keadaan murid-murid kita yang masih duduk di bangku SD, terpenting pada pemahaman pembelajaran Matematika, sebaiknya siswa-siswi kita dilatih semenjak dini untuk senantiasa berlatih memacu logikanya serta berlatih untuk mendapatkan pola Matematika-nya.

Dalam cara pelajaran Dasar-Dasar Matematika, lebih-lebih Matematika SD, kami memakai metode Matematika Ajaib untuk mengajari TAKUKABA (Tambah Kurang Kali Bagi) atau KABATAKU (Kali Bagi Tambah Kurang. Kultur Matematika Ajaib ini saya kembangkan semenjak tahun 2001 dan rupanya banyak membantu siswa sekolah dasar terutama bagi siswa masih ikut pembelajaran Matematika di kelas 1.

Dengan sistem belajar Matematika Ajaib di jenjang kelas 1 inilah anak sudah sepatutnya sering diasah nalarnya dan diajari untuk mendapatkan pola yang ada dalam sebuah keadaan sulit Matematika. Tanpa akal dan mendapatkan polanya, karenanya kian susah bagi anak SD untuk memahami dan merajai Matematika SD.

Melatih akal dan melatih menemukan pola Matematika akan sungguh-sungguh menggembirakan bagi siswa-siswi, terpenting di kelas satu sekolah dasar, untuk mengatasi soal Matematika. Malahan melatih akal dan pola ini akan benar-benar berguna ketika murid bersua dengan soal kisah Matematika SD.

Oleh karena itu, sebelum mulai melatih logika dan pola siswa sekolah dasar, kami memberikan pelajaran dan pelatihan pada mereka seputar progres berhitung Tambah Kurang Kali Bagi yang logis dan berpola. Budaya belajar Matematika Ajaib sungguh-sungguh gampang dipelajari siswa Sekolah Dasar Kelas Satu. Selain itu siswa-siswi di TK juga telah dapat mempelajari dan mengerti.

Tapi mengapa wajib menggunakan metode Matematika Ajaib? Alasan dan pembahasan lebih mendalam akan saya ulas ditulisan saya edisi selanjutnya ya. Supaya Anda dan murid-murid tak merasa bosan.

Namun, apabila Anda berharap seketika ingin memahami seperti apa cara Matematika Ajaib ini, silahkan klik link Matematika Ajaib berikut ini. Dan jangan sungkan, seandainya ada konsep pelajaran yang kurang terang, Anda dapat seketika bertanya dan mendiskusikannya via WA 0831.6493.3231 atau WA 0838.5735.4647

Selamat belajar bersama. Bersamai murid-murid Anda agar tetap suka dan mengerti Matematika SD Matematika Kelas 5 SD 2020.

About Bekti Hermawan 936 Articles
Pendidik Matematika Islam di berbagai sekolah Islam