Matematika Kelas 3 SD Tema 5

Matematika Kelas 3 SD Tema 5 – Ada bermacam cara untuk mengerti dan paham pelajaran Matematika SD yang wajib dimengerti oleh murid kita. Materi Matematika SD kelas 1-6 Kurikulum 2013 tidak pernah terpisah. Artinya setiap konsep saling berkesinambungan. Banyak sekali siswa SD masih merasakan kesusahan mengerti dan memahami Matematika SD walaupun sudah banyak tersedia buku kumpulan rumus Matematika, kumpulan materi Matematika SD buku kumpulan rumus Matematika baik mulai kelas satu SD hingga kelas 6 PDF. Murid Kls 6 biasanya sangat memerlukan rangkuman rumus Matematika sejak siswa-siswi bersekolah di kelas 1. Namun pertanyaannya adalah mengapa banyak sekali buku rumus, baik berbentuk cetak maupun PDF yang bisa diambil di dunia maya, tetap saja banyak sekali anak SD yang belum mengerti dan memahami, apalagi menguasai, mata pelajaran Matematika? Coba kita observasi, sebagian besar siswa-siswi SD merasa terbebani begitu anak duduk di kelas 3 atau kelas 4. Masalah inilah yang akan kita diskusikan bersama dalam tulisan kami ini.

Matematika Kelas 3 SD Tema 5

Hakekatnya materi pelajaran Matematika itu tidak boleh dipandang secara terpisah. Bila murid kita memandang materi pelajaran satu dengan teori pelajaran yang lain terpisah, maka pembelajaran Matematika menjadi sulit dipahami. Kesalahan anggapan ini menyebabkan anak SD senantiasa merasa kesusahan.

Seringkali guru tidak menerangkan bagaimana keterkaitan pokok bahasan satu dengan pokok bahasan lainnya dari pembelajaran Matematika itu. Sehingga murid melihatnya sebagai sebuah pelajaran yang tidak berkesinambungan. Saat siswa-siswi membahas sebuah pokok bahasan saat ini, karenanya teori pelajaran yang telah dijelaskan sebelumnya sudah lupa. Walaupun kalian tau benar-benar penting mempelajari Matematika itu secara terus menerus.

Untuk contoh, siswa-siswi telah mempelajari Penjumlahan dan Pengurangan. Tetapi siswa-siswi tak dapat mengerti makna apa manfaat penguasaan teori Penjumlahan dan Pengurangan ketika siswa-siswi belajar teori Membagi. Seakan-akan materi Membagi itu sebuah materi yang berdiri sendiri.

Sedangkan, bila berharap pandai Pembagian, anak mesti merajai Penjumlahan atau Pengurangan.

Nah, disinilah peran pendidik serta ayah dan ibu amat diinginkan. Keterlibatan ayah dan ibu sebagai format kebersamaan antara orangtua dan anak menjadi penting. anak akan merasa lebih nyaman jika belajar bersama bapak dan ibunya dibandingi belajar di sekolah. Sehingga tidak salah kalau ada ungkapan Baiti Jannati – Ada Surga di Rumahku. Karena di rumah harusnya siswa menjadikan lebih jago karena gurunya yaitu bapak dan ibunya sendiri.

Apa yang diajarkan dalam Matematika SD itu sungguh-sungguh mendasar dan fundamental. Siswa-Siswi akan senang memahami Matematika saat murid masih duduk di kelas 1 atau kelas 2. Observasilah saat siswa kita saat di jenjang kelas 3. Apa yang Anda lihat? Apakah murid kian merasa sulit menguasai konsepnya?

Ada 2 hal penting yang sepatutnya diperhatikan oleh pengajar Matematika serta orang tua. Terpenting diwajibkan terhadap orangtua, bahwa di bangku kelas 3 SD materi Matematika semakin menumpuk. Dan biasanya siswa kita masih suka mengamati pembelajaran Matematika konsep yang terputus satu sama lain. Ada keterkaitan yang terputus. Murid-murid sudah melupakan materi sebelumnya, dibebani pula dengan materi Matematika di jenjang kelas 3 sekolah dasar mulai menumpuk dan kompleks.

Kalau cara mempelajari Matematika masih sama dari tahun ke tahun, maka muncullah sebutan Matematika Kian Aneh dan sebagainya. Jikalau pengertian ini didiamkan terus, maka murid kita semakin percaya bahwa Matematika itu pelajaran yang pasti bikin pusing serta menyebalkan.

Ayo kita observasi. Dalam materi tentang Bilangan saja ada banyak subbab yang harus dikendalikan oleh siswa kita. Lihat teori perihal Bilangan ini, sungguh-sungguh banyak ya yang sepatutnya dipahami anak kita.

Misalnya pokok bahasan tentang :

Urutan Ke -n-, Sisa Pembagian Bilangan Berpangkat.

Kelihatan kan, banyak ya? Jangan lupa, itu cuma pokok bahasan tentang Bilangan. Belum pokok bahasan lainnya seperti Perbandingan dan lainnya. Murid-murid semestinya bisa memahami konsep itu semua selama murid-murid bersekolah di sekolah dasar.

Sistem belajar teori Matematika itu berkesinambungan, selalu berkaitan antara materi yang satu dengan lainnya. Terus-menerus. Tidak terpisah-pisah. Bila konsep itu diamati sebagai materi yang berdiri sendiri-sendiri, karenanya siap-siaplah murid-murid kita akan semakin kesusahan untuk memahami, mengerti dan menguasai serta merajai Matematika.

Agar memahami situasi siswa-siswi kita yang masih duduk di bangku SD, lebih-lebih pada pemahaman pelajaran Matematika, sebaiknya siswa kita dilatih semenjak dini untuk selalu berlatih memacu logikanya serta berlatih untuk mendapatkan pola Matematika-nya.

Dalam metode pelajaran Matematika Dasar, secara khusus Matematika SD, kami menerapkan sistem Matematika Ajaib untuk mengajarkan KABATAKU (Kali Bagi Tambah Kurang). Metode Matematika Ajaib ini kami kembangkan semenjak tahun 2001 dan terbukti banyak menolong anak sekolah dasar khususnya bagi murid yang duduk di kelas 1.

Dengan cara belajar Matematika Ajaib di jenjang kelas 1 inilah murid sudah seharusnya sesering mungkin diasah logikanya dan diajari untuk menemukan pola yang ada dalam sebuah keadaan sulit Matematika. Tanpa logika dan menemukan polanya, karenanya kian sulit bagi anak sekolah dasar untuk memahami dan menguasai Matematika di jenjang sekolah dasar.

Melatih akal dan melatih menemukan pola Matematika akan benar-benar menyenangkan bagi siswa-siswi, terpenting di kelas satu sekolah dasar, untuk memecahkan masalah Matematika. Malahan melatih nalar dan pola ini akan sungguh-sungguh berguna ketika murid bertemu dengan soal-soal cerita Matematika SD.

Oleh sebab itu, sebelum mulai membiasakan belajar dengan akal dan pola murid-murid sekolah dasar, kami memberikan pembelajaran dan pelatihan pada mereka tentang cara kerja berhitung TAKUKABA yang masuk akal dan berpola. Budaya belajar Matematika Ajaib sungguh-sungguh mudah dipelajari murid-murid Sekolah Dasar Kelas 1. Lebih daripada itu murid di TK-B juga sudah bisa ikut belajar dan memahaminya.

Namun mengapa mesti menggunakan cara Matematika Ajaib? Alasan dan pembahasan lebih mendalam akan kami jelaskan ditulisan saya selanjutnya ya. Supaya Anda dan siswa siswi tidak merasa bosan.

Tetapi, apabila Anda ingin segera ingin memahami seperti apa cara Matematika Ajaib ini, silahkan klik tautan Matematika Ajaib berikut ini. Dan jangan sungkan, kalau ada info yang kurang terang, Anda dapat segera bertanya dan membahasnya melewati HP 0838.5735.4647

Selamat belajar. Dampingi siswa-siswi Anda agar tetap menyenangi dan mengerti Matematika SD Matematika Kelas 3 SD Tema 5.

About Bekti Hermawan 936 Articles
Pendidik Matematika Islam di berbagai sekolah Islam