Matematika Kelas 2 SD Kurikulum 2013

Matematika Kelas 2 SD Kurikulum 2013 – Ada beraneka cara untuk memahami mata pelajaran Matematika SD yang harus dimengerti oleh murid kita. Teori dan Materi Matematika SD Kurikulum 2013 kelas 1-6 tidak pernah berdiri sendiri-sendiri. Artinya setiap materi saling berhubungan satu materi dengan konsep lainnya. Banyak murid Sekolah Dasar masih merasakan kesusahan memahami Matematika SD meskipun sudah banyak tersedia buku rumus Matematika, kumpulan materi Matematika SD kelas 1-6 PDF, buku kumpulan rumus Matematika baik mulai jenjang kelas satu sekolah dasar hingga kelas 6 PDF. Siswa-Siswi jenjang kelas 6 biasanya membutuhkan kumpulan atau rangkuman rumus Matematika sejak siswa-siswi bersekolah di jenjang kelas 1. Namun pertanyaannya adalah kenapa banyak sekali buku rumus, baik berbentuk cetak maupun PDF yang bisa didownload di internet, masih saja banyak murid-murid SD yang belum memahami dan mengerti, apalagi jadi jagoan, mata pelajaran Matematika? Mari kita perhatikan, sebagian besar murid-murid SD merasa terbebani begitu siswa duduk di kelas 3 atau kelas 4. Problem inilah yang akan kita diskusikan bersama dalam tulisan saya ini.

Matematika Kelas 2 SD Kurikulum 2013

Sebetulnya materi pembelajaran Matematika itu tak boleh diperhatikan secara terpisah. Bila murid-murid kita mengamati materi pelajaran satu dengan materi pelajaran yang lain terpisah, maka pembelajaran Matematika menjadi sulit dipahami. Kekeliruan anggapan ini menyebabkan murid SD selalu merasa kerumitan.

Kadang pengajar tak menerangkan bagaimana keterkaitan teori pelajaran satu dengan teori pelajaran lainnya dalam pelajaran Matematika itu. Akibatnya murid-murid memandangnya sebagai sebuah pembelajaran yang tidak berkesinambungan. Dikala anak membahas sebuah teori pelajaran saat ini, maka materi pelajaran terdahulu telah dilupakan. Sedangkan sangat penting mempelajari Matematika itu secara tidak terputus-putus.

Untuk contoh, siswa-siswi sudah mempelajari Konsep Penjumlahan Pengurangan. Tetapi anak tak bisa memaknai apa manfaat pengaturan materi Penjumlahan atau Pengurangan pada saat murid mempelajari teori Pembagian. Seolah teori Membagi Bilangan itu sebuah materi yang tidak terkait dengan teori sebelumnya.

Sedangkan, kalau mau trampil Pembagian, anak harus memahami Penjumlahan atau Pengurangan.

Nah, disinilah peran guru serta ayah dan bunda sungguh-sungguh diinginkan. Keterlibatan ayah dan bunda sebagai bentuk kebersamaan antara orang tua dan siswa menjadi penting. murid-murid akan merasa lebih nyaman apabila belajar bersama bapak dan ibunya dibandingi belajar di sekolah. Sehingga tak salah kalau ada istilah Baiti Jannati – Rumahku adalah Surgaku. Karena di rumah semestinya siswa-siswi menjadikan lebih mahir karena pengajarnya yakni ayah dan ibunya sendiri.

Apa yang diajari dalam Matematika SD itu sangat mendasar. Siswa akan berbahagia mempelajari Matematika saat siswa-siswi masih duduk dibangku kelas 1 atau kelas 2. Amatilah dikala murid-murid kita saat di jenjang kelas 3. Apa yang Anda lihat? Apakah siswa semakin merasa tidak menguasai konsepnya?

Terdapat dua hal penting yang sepatutnya dipandang oleh pendidik Matematika serta ayah dan ibu. Khususnya ditekankan terhadap bapak dan ibu, bahwa di bangku kelas tiga sekolah dasar konsep Matematika tambah menumpuk. Sedangkan anak kita masih menyenangi memandang pelajaran Matematika konsep yang terputus satu sama lain. Ada keterkaitan yang terputus. Anak sudah lupa teori sebelumnya, dibebani pula dengan teori Matematika di jenjang kelas 3 sekolah dasar mulai menumpuk serta kompleks.

Jika Pembelajaran Matematika masih tidak ada perubahan, maka muncullah sebutan Benci Matematika dan istilah lainnya. Jikalau pemahaman ini dibiarkan, jangan salahkan siswa-siswi kita kian percaya bahwa Matematika itu pelajaran yang rumit dan menyebalkan.

Ayo kita perhatikan. Dalam materi perihal Bilangan saja ada banyak hal yang wajib dikontrol oleh siswa kita. Lihat teori perihal Bilangan ini, amat banyak ya yang harus dikuasai siswa kita.

Misalnya teori mengenai :

KABATAKU-Kali Bagi Tambah Kurang.

Tuh kan, banyak ya? Jangan lupa, itu hanya teori seputar Bilangan. Belum teori yang lain seperti Persen dan lainnya. Murid semestinya bisa memahami konsep itu semua selama murid sekolah di SD.

Sistem belajar teori Matematika itu berkesinambungan, selalu terkait antara pokok bahasan yang satu dengan lainnya. Terus-menerus. Tidak terpisah-pisah. Bila konsep itu dipandang sebagai materi terpisah, maka bersiaplah anak kita akan semakin kesusahan untuk memahami serta jadi jagoan Matematika.

Agar mengerti keadaan murid kita yang masih duduk di bangku sekolah dasar, lebih-lebih pada pemahaman pembelajaran Matematika, sebaiknya murid kita dilatih semenjak dini untuk selalu berlatih memacu logikanya serta berlatih untuk menemukan pola Matematika-nya.

Dalam sistem pembelajaran Matematika Dasar, terlebih Matematika SD, saya mengaplikasikan cara Matematika Ajaib untuk mengajari KABATAKU (Kali Bagi Tambah Kurang). Cara Matematika Ajaib ini kami kembangkan sejak tahun 2001 dan ternyata banyak menolong murid sekolah dasar khususnya bagi siswa-siswi yang berada di jenjang kelas 1.

Dengan metode belajar Matematika Ajaib di kelas satu inilah murid sudah wajib sering diasah logikanya dan dilatih untuk menemukan pola yang ada dalam sebuah problem Matematika. Tanpa logika dan mendapatkan polanya, karenanya semakin susah bagi anak SD untuk mengerti dan menjadi jagoan Matematika sekolah dasar.

Membiasakan menggunakan logika dan melatih mencari pola Matematika akan sangat membahagiakan bagi siswa-siswi, terlebih di jenjang kelas satu SD, untuk mengatasi soal-soal Matematika. Malah melatih nalar dan pola ini akan sungguh-sungguh bermanfaat pada saat siswa bersua dengan soal-soal cerita Matematika SD.

Oleh sebab itu, sebelum mulai membiasakan belajar dengan nalar dan pola murid-murid sekolah dasar, saya memberikan pelajaran dan pelatihan pada mereka seputar cara kerja berhitung Tambah Kurang Kali Bagi yang bernalar dan berpola. Tradisi belajar Matematika Ajaib amat mudah dipelajari murid SD Kelas Satu. Selain itu siswa di TK-B juga telah dapat ikut belajar dan memahaminya.

Tapi kenapa wajib menggunakan cara Matematika Ajaib? Alasan dan pembahasan lebih mendalam akan saya bahas ditulisan kami berikutnya ya. Agar Anda dan siswa siswi tidak merasa bosan.

Namun, bila Anda mau segera ingin mengetahui seperti apa metode Matematika Ajaib ini, silahkan klik link Matematika Ajaib berikut ini. Dan jangan malu, jikalau ada info yang kurang jelas, Anda bisa langsung bertanya dan mendiskusikannya melalui WA 0838.5735.4647

Selamat belajar bersama. Jaga murid Anda supaya konsisten menyukai dan mengerti Matematika SD Matematika Kelas 2 SD Kurikulum 2013.

About Bekti Hermawan 936 Articles
Pendidik Matematika Islam di berbagai sekolah Islam