buku ayat-ayat khansa

Ayat-Ayat Khansa

Selayang Pandang

AYAT-AYAT KHANSA

“Mencari Hikmah di Telaga Matematika”

Segala puji bagi Allah yang hanya kepada-NYA aku memuji, dan memohon pertolongan. Aku berlindung kepada Allah dari kejahatan-kejahatan diriku, dan dari keburukan-keburukan amalanku. Barang siapa yang diberikan petunjuk oleh Allah, niscaya tidak akan tersesat, dan barang siapa yang dijadikan sesat oleh Allah, niscaya tidak akan mendapatkan petunjuk. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-NYA, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-NYA.

Alhamdullillah, atas segala bimbingan-NYA, dan kerjasama rekan-rekan di Eksakta Integra Islamica, aku dapat menyelesaikan karya kecil ini.

Pembaca yang budiman. Meski dalam buku ini banyak ditemukan hitungan angka dan bilangan . Buku ini aku tulis bukan sebagai buku Matematika. Jadi aku takkan menjelaskan konsep Matematika di dalamnya. Pun juga bukan sebagai buku Pendidikan Agama Islam, meski ada ayat-ayat Al Qur’an dalam buku ini. Ringan, karena tak ada dalil-dalil berat yang harus dipahami anak. Buku ini aku tulis untuk mengungkapkan dan berbagi dengan para pembaca budiman betapa logika itu tak bertepi. Seperti batas semesta yang tak pernah ketemu dimana tepinya.

Buku ini aku tulis dengan semangat berbagi pengalaman dalam pola pendidikan Islam pada anak dengan cara unik. Semangat yang sederhana sebenarnya. Tapi, kalau direnungkan lebih mendalam, perlu persiapan mental dan ketrampilan serta imajinasi yang melelahkan agar tercipta dialog yang sangat kuat seperti kejadian aslinya. Memang, bahasa tulisan terasa lebih sulit dibandingkan bahasa dialog langsung untuk mengungkapkan setiap hikmah yang terkandung dalam sebuah kejadian atau pengetahuan.

Khansa Anandita Putri Hermawan adalah anakku yang ke 4. Anak ini setiap saat dapat memenuhi imajinasiku dalam membayangkan seorang Ulul Albab, yaitu anak cerdas dengan setiap pola berpikirnya dilandasi atas Kehendak Pemiliknya.

Selama ini Khansa senantiasa memberikan respon terbaik kepadaku saat mempelajari sesuatu, jika dan hanya jika aku bantu menjelaskannya berlandaskan ayat-ayat Al Qur’an dipadu dengan pendekatan Matematika untuk memperkuat logika berpikirnya. Kebiasaan ini sudah aku tekuni sejak tahun 2000.

Jadi, aku pikir, pola dialogku bersama Khansa bisa ku-sharing-kan dengan para pembaca dalam memotivasi anak belajar Islam dan Matematika. Tidak wajib diikuti. Tapi setidaknya bisa dijadikan literatur pembanding pola asuh dan pola belajar pada keluarga muslim mana pun di Indonesia.

Aku tak bisa mengemban amanah mendidik anak-anakku dengan sembrono, seenaknya tanpa mematuhi Kehendak-NYA.  Ah, betapa kurang ajarnya aku jika bersikap seperti itu. Diberi amanah terbesar bukannya mematuhi Kehendak Pemiliknya, malah nglunjak!

AYAT-AYAT KHANSA adalah sebuah ikhtiar agar aku tetap pada garis Kehendak-NYA saat mendidik Khansa.

Mental dan ketrampilan dialog yang harus kupikirkan untuk Khansa adalah bagaimana menyampaikan kerumitan makna sebuah persoalan dan pengetahuan kepadanya, menjadi sederhana dan renyah untuk dicerna. Buku ini berusaha menjelaskan dengan asyik, dan tentu saja keren, kepada pembaca.

Buku ini terdiri dari 7 Peristiwa yang tak berhubungan satu sama lain kejadiannya, namun memiliki satu tujuan. Yaitu bagaimana memberikan jawaban persoalan rumit menjadi sederhana dan bisa dipahami anak SD dengan baik dan benar. Kerennya lagi, buku ini dapat dibaca mulai dari mana saja. Dari Peristiwa 1 dilanjutkan ke Peristiwa 5, boleh. Dari Peristiwa 7 dilanjutkan ke Peristiwa 4, juga boleh. Terserah pembaca, Peristiwa mana yang didahulukan untuk dibaca, tak harus berurutan. Yang terpenting adalah inti pelajarannya dapat dipahami.

Dialogku dengan Khansa yang aku sampaikan dalam buku ini mungkin saja bukan metode terbaik. Tapi setidaknya aku sudah mencoba mengurai kerumitan menjadi sederhana bagi anak. Jika ada cara lain yang lebih mudah dan ringan, silahkan dikombinasikan.

Dialogku dengan Khansa tak ada pakemnya selain pakem dari ajaran Islam dan aturan dari Matematika-nya sendiri. Allah hanya menyuruh kita untuk memberikan perumpamaan-perumpamaan agar anak-anak kita berpikir (QS Al Hasyr:21). Tidak menyuruh kita menjadikan mereka ahli Matematika atau Da’i, atau Juru Dakwah Agama. Sebab hanya Allah yang lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya (QS Al Isro’:84)

Oleh sebab itu, buku ini kental dengan pembelajaran melalui perumpamaan-perumpamaan yang membuat anak jadi termovasi. Termotivasi belajar Matematika-nya, atau termotivasi pendidikan Islam-nya. Atau termotivasi kedua-duanya, itu lebih baik.

Ada banyak hikmah dalam setiap persoalan. Ada banyak nilai Islam dalam berbagai prilaku angka dan bilangan. Dan ada banyak imajinasi, pengetahuan dan perumpamaan dalam dialog bersama anak. Anda tinggal memilih: mau ikhtiar untuk melakukannya, mencari perumpamaan-perumpamaan agar anak menjadi berlogika dan termotivasi belajar seumur hidup. Atau tak usah melakukannya karena merasa sulit mencari perumpamaan, namun anak tetap berada di jurang kegelapan logika. Mandeg, otaknya tak berputar.

Pembaca yang memilih dan menentukan, bukan anak Anda, lho!

Jadi saranku, siapkan terlebih dahulu teh hangat atau kopi manis beserta pasangannya. Boleh singkong goreng atau pisang goreng, atau apa saja cemilan kesukaan pembaca sebelum membaca buku ini. Rileks saja, namun tetap kembangkan imajinasi pembaca untuk menentukan apa yang harus Anda lakukan setelah membaca tuntas buku ini.

Tidak ada kata lain yang harus kutuliskan di prolog ini. Selain kata: Buku Ini Istimewa Buat Anda Sekeluarga.

Selamat berimajinasi.

 

Penulis | Ir. Bekti Hermawan

Purchase
close
buku ayat-ayat khansa

Ayat-Ayat Khansa

Comments are closed.

admin

buku ayat-ayat khansa

Ayat-Ayat Khansa August 27, 2020


Contact


Search